Butuh Bantuan? Customer Service Omah Buku Muslim siap melayani dan membantu Anda dengan sepenuh hati.
Beranda » Uncategorized » RINGKASAN 20 KIAT AGAR TERHINDAR DARI FUTUR

RINGKASAN 20 KIAT AGAR TERHINDAR DARI FUTUR

Ditulis pada: 9 October 2017 | Kategori: Uncategorized

 RINGKASAN 20 KIAT AGAR TERHINDAR DARI FUTUR 
karya: Ustadz Najmi Umar Bakkar
Futur yaitu rasa malas, enggan, dan lamban dimana sebelumnya seseorang itu rajin, bersungguh-sungguh, dan penuh semangat.

Futur adalah satu penyakit yang sering menyerang sebagian ahli ibadah, para da’i, dan penuntut ilmu. Sehingga seseorang menjadi lemah dan malas, bahkan terkadang berhenti sama sekali dari melakukan aktivitas kebaikan.

Insya Allah agar tidak mudah futur, maka hendaknya melakukan berbagai macam cara agar mampu menguatkan iman dan amal, antara lain :

(1). Selalu berusaha mengikhlaskan niat

Tatkala seseorang beribadah tanpa keikhlasan kepada Allah, maka akan melemahkan semangat ibadahnya.

Termasuk di dalamnya adalah tidak ikhlas menerima manhaj salaf ini, terpaksa, takut dicela orang, ikut-ikutan orang lain, sehingga tidak lapang dada dalam menerima kebenaran dan menjalankannya. Maka pada suatu ketika, ia mudah untuk menyimpang dari jalan yang haq.

(2). Selalu dalam amal shalih yang syar’i

“…Dan sekiranya mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan LEBIH MENGUATKAN (iman mereka)” (QS. An-Nisaa’ [4] : 66).

(3). Selalu menuntut ilmu yang bermanfaat

Orang yang berilmu insya Allah akan lebih terjaga dari penyimpangan dari pada orang yang bodoh. Dengan cara menuntut ilmu yang benar akan menambah keyakinan seseorang, sehingga ia pun akan semakin takut kepada Allah ‘Azza wa Jalla.

“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah ulama (yaitu orang-orang yang berilmu). Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun” (QS. Fathir [35] : 28)

(4). Meletakkan dunia di tangan dan akhirat di hati

Jadikanlah urusan dunia berada di tangan, sedangkan hati hanyalah untuk Allah dan urusan akhirat. Barangsiapa yang menjadikan kematian sebagai fokus pandangannya, maka ia tidak akan memperdulikan kesempitan dunia dan keluasannya, serta segala musibah dunia baginya terasa sepele.

“Sesungguhnya makanan anak Adam telah dijadikan perumpamaan untuk dunia. Sekalipun telah dihiasi dan dibumbui, maka lihatlah akan jadi apa (setelah itu) ?” (HR. Ibnu Hibban dan ath-Thabrani, lihat ash-Shahiihah no.382, hadits dari Ubay).

(5). Meninggalkan dosa dan maksiat

“Sesungguhnya seseorang benar-benar terhalang dari rezeki dengan sebab dosa yang dilakukannya” (HR. Ibnu Majah no. 90 dan 4022, Ahmad V/277 dan al-Hakim I/493, lihat Shahih Sunan Ibnu Majah no.73, hadits dari Tsauban).

Dan salah satu bentuk rezeki dari Allah adalah “kuatnya keimanan” yang akan Allah tanamkan ke dalam hati seorang hamba. Tetapi jika hamba tersebut bergelimang dalam dosa dan maksiat, maka akan hilanglah rezeki itu pada dirinya.

(6). Berteman dengan orang-orang yang shalih, bertaqwa dan terlihat sekali pada diri mereka rasa takut yang tinggi kepada Allah, karena teman sangat berpengaruh terhadap agama, pemikiran, akhlak dan ibadah seseorang.

“Seseorang tergantung agama teman dekatnya, maka hendaknya salah seorang diantara kalian memperhatikan siapakah yang menjadi teman dekatnya” (HR. Ahmad II/303, 334, Abu Dawud no. 4812, at-Tirmidzi no. 2484 dan al-Hakim V/171, lihat ash-Shahihah II/633, hadits dari Abu Hurairah).

(7). Rumah tinggal di lingkungan yang baik

Lingkungan itu sangat mempengaruhi agama dan pemikiran seseorang, jika seseorang berada di tempat yang rusak, jauh dari ajaran Islam, maka hal itu bisa menyebabkan mudah futur dan menyimpang.

(8). Membaca sejarah Nabi dan salafush shalih

“Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman” (QS. Huud [11]: 120)

(9). Bersabar dalam menjalankan sunnah (syariat)

Menjalankan sunnah itu berat, apalagi di lingkungan yang awam dan kolot, pasti akan mendapatkan gangguan dari orang-orang sekitar. Maka seseorang harus komitmen dan bersabar dalam mengamalkan sunnah, dan tidak menghiraukan cacian dan hinaan orang lain.

(10). Jangan menyendiri (tidak mau berjama’ah).

“Tidaklah 3 orang di suatu desa atau perkampungan yang tidak didirikan shalat di antara mereka, melainkan syaitan akan menguasai mereka. Maka kalian harus berjamaah, karena serigala hanya memangsa kambing yang sendirian” (HR. Abu Dawud no. 460, an-Nasaa’i no. 838, Ahmad no. 20179, Ibnu Hibban no. 2136 dan Ibnu Khuzaimah no. 1046, lihat Shahiihul Jaami’ ash-Shaghiir no. 5701, hadits dari Abu Darda’)

(11). Sering melihat bukti tanda kekuasaan Allah

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa al-Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu ?” (QS. Fushshilat [41]: 53)

(12). Sering mengingat adzab Allah yang sangat pedih

“Hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut, akan ditimpa cobaan atau ditimpa adzab yang pedih” (QS. An-Nuur [24]: 63)

(13). Berusaha untuk memiliki pasangan hidup yang shalih atau shalihah yang akan membantu dan mengingatkan kepada Allah Ta’ala.

(14). Mencari guru yang nasihat-nasihatnya selalu membekas, dan memberikan sentuhan-sentuhan rasa takut kepada Allah, serta mengingatkan hati akan akhirat.

(15). Sering kali mendatangi majelis-majelis ta’lim yang khusus membahas tentang tazkiyatun nafs, yang dapat menggugah dan menggetarkan jiwa.

(16). Sering-sering membaca kisah-kisah akhir hayat dari pelaku dosa dan maksiat serta penghuni Neraka.

(17). Sering-sering ziarah kubur, untuk mengingat kematian dan akhirat serta melembutkan hati serta melihat orang sakit yang sedang sakaratul maut.

(18). Sering mengingat keutamaan istiqomah

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka istiqamah (diatas aqidah dan ibadah yang benar), maka Malaikat akan turun kepada mereka (saat ajal datang) dengan mengatakan : “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih, dan bergembiralah kamu dengan Surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu” (QS. Fusshilat [41]: 30)

(19). Banyak berdoa agar bisa istiqamah

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)” (QS. Ali Imran [3]: 8)

(20). Memperbanyak doa perlindungan kepada Allah Ta’ala dari gangguan dan bisikan syaitan, membaca istighfar, dzikir dan bertaubat kepada Allah Ta’ala.

 Ustadz Najmi Umar Bakkar

join https://telegram.me/najmiumar

Untuk pemesanan, ketik Nama_Alamat_Judul Buku & Jumlah kirim SMS/Whats App ke 087 8080 33400
-!
PROMO DISKON 25% tiap total pembelian di atas Rp 500.000 (tanpa berbatas waktu). Tunggu apalagi? NB: harga sewaktu-waktu dapat berubah, tergantung katalog terbaru dari penerbit. Untuk stok buku paling update, mohon konfirmasi via SMS/Whatsapp kami.

RINGKASAN 20 KIAT AGAR TERHINDAR DARI FUTUR | omahbukumuslim| Jual Buku Muslim SMS/WA: 087 8080 33400

Tags:

Komentar dinonaktifkan: RINGKASAN 20 KIAT AGAR TERHINDAR DARI FUTUR

Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini

Artikel Blog Terbaru

NASEHAT UNTUK PARA PENGHAFAL AL-QUR’AN

quran ustmani Ditulis pada: 17 November 2017

Artikel ini kami dapatkan dari grup Whatsapp sebuah Yayasan Tahfidz Quran yang berlokasi di Pamulang. Semoga yang sedikit ini bermanfaat. Terutama bagi para penghafal Al Quran. .نصيحة لأهل القرآن *NASEHAT UNTUK PARA PENGHAFAL AL-QUR’AN(sangat mendalam)* بقلم الدكتور: أيمن رشدي *Ditulis... Baca selengkapnya »

RINGKASAN 20 KIAT AGAR TERHINDAR DARI FUTUR

futur Ditulis pada: 9 October 2017

◾ RINGKASAN 20 KIAT AGAR TERHINDAR DARI FUTUR ◾ karya: Ustadz Najmi Umar Bakkar Futur yaitu rasa malas, enggan, dan lamban dimana sebelumnya seseorang itu rajin, bersungguh-sungguh, dan penuh semangat. Futur adalah satu penyakit yang sering menyerang sebagian ahli ibadah, para da’i,... Baca selengkapnya »

5 Tips Ampuh Mempelajari Bahasa Arab bagi Pemula

amira Ditulis pada: 2 October 2017

Bismillah…Artikel ini merupakan saduran dari artikel milik Founder Kelas Bahasa Online AMIRA  (Ustadz Yani Fahriansyah, S.Pd). Semoga yang sedikit ini bermanfaat. Berikut kami ringkaskan tips-tips yang kami anggap perlu diterapkan agar pelajar pemula bisa menggapai kemudahan dalam mempelajari bahasa yang... Baca selengkapnya »

Seni Menikmati Ujian, Bagaimana Mengubah Musibah menjadi Hiburan

IMG-20170911-WA0027 Ditulis pada: 16 September 2017

Bismillah… Materi kali ini alhamdulillah saya dapat dari Kajian Ust. Najmi Umar Bakkar sewaktu mengisi di Masjid Al Kautsar, Taman Chrysant 2 BSD. Ust. Najmi Bakkar membagikan secarik kertas materi. Dan entah mengapa hati ini tergerak untuk menuangkan apa yang... Baca selengkapnya »

Tips Memadamkan Kemarahan

Ruqyah Jin Sihir Ditulis pada: 16 August 2017

Sedikit ingin membahas mengenai “Marah”. Menurut buku Ruqyah, Jin, Sihir & Terapinya (karya Syaikh Wahid Abdussalam Bali-pakar dunia ghaib Timur Tengah), marah termasuk pintu terbesar setan untuk masuk dan menggoda, dan tipu dayanya sangat ampuh. Sebab setan dapat mempermainkan orang... Baca selengkapnya »