Butuh Bantuan? Customer Service Omah Buku Muslim siap melayani dan membantu Anda dengan sepenuh hati.
Beranda » Uncategorized » Cinta Rasul Antara Sikap Berlebihan dan Menyepelekan

Cinta Rasul Antara Sikap Berlebihan dan Menyepelekan

  • Ditambahkan pada: 17 August 2015
  • Rp 32.000 Rp 40.000
  • Stock: Tersedia
  • SKU:
  • Dilihat: 564 kali
  • Kategori:
  • « Arahkan kursor pada gambar untuk Zoom
  • « Klik gambar untuk Full Size
Produk Terkait Cinta Rasul Antara Sikap Berlebihan dan Menyepelekan
Kamus Durushul Lughoh 1 Kamus Durushul Lughah Jilid 1-2
  • Stock: Tersedia
  • SKU:
  • Rp 14.900 Rp 17.500
  • Bersama Keluarga Masuk Surga Bersama Keluarga Masuk Surga
  • Stock: Tersedia
  • SKU:
  • Rp 55.000
  • Surat Terbuka Suami Surat Terbuka Untuk Suami
  • Stock: Tersedia
  • SKU:
  • Rp 24.000 Rp 30.000
  • Pemesanan via SMS
    Anda dapat melakukan pemesanan melalui SMS dengan format sebagai berikut:
    Nama_Alamat_Judul Buku & Jumlah kirim SMS/Whats App ke 087 8080 33400

    Deskripsi Produk Cinta Rasul Antara Sikap Berlebihan dan Menyepelekan

    Mencintai Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wasallam termasuk di antara kewajiban funda-mental bagi setiap Muslim, karena Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, Tidaklah salah seorang dari kalian beriman hingga aku lebih dia cintai daripada anaknya, bapaknya, dan semua manusia.

    Di tengah kaum Muslimin, -dalam masalah mencintai Nabi SAW- terdapat dua kelompok ekstrim:

    Kelompok pertama, mencintai Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wasallam secara berlebihan, sehingga secara tidak sadar mereka telah memposisikan beliau layaknya Tuhan yang mampu memberikan manfaat dan menghilangkan mudarat. Perhatikanlah ulasan tentang al-Burdah di dalam buku ini; niscaya Anda akan mendapatkan bahwa kecintaan dan pujian berlebihan terhadap beliau, telah menjerumuskan sebagian kaum Muslimin ke lembah syirik.

    Kelompok kedua adalah sebaliknya, bersikap lalai, meremehkan, dan asal-asalan dalam menjalankan kewajiban mencintai Nabi Sallahu ‘Alaihi Wasallam; hingga mereka hampir tidak mengenal beliau kecuali nama belaka. Kedua titik ekstrim ini tidak memiliki tempat dalam Syariat dan as-Sunnah yang Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wasallam ajarkan.

    Apa saja bentuk-bentuk penyimpangan dalam mencintai Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wasallam?

    Apakah memperingati maulid nabi termasuk bagian dari ungkapan rasa cinta kepada beliau?

    Apa saja kewajiban seorang Muslim kepada beliau?

    Bagaimana bentuk-bentuk kecintaan kepada Nabi  yang sesuai dengan Syariat Islam?

    Bagaimana sikap tengah-tengah Ahlus Sunnah yang mesti kita ikuti?

    Temukan jawabannya dalam buku ini.

    Cinta Rasul Antara Sikap Berlebihan dan Menyepelekan

    Untuk pemesanan, ketik Nama_Alamat_Judul Buku & Jumlah kirim SMS/Whats App ke 087 8080 33400
    -!
    PROMO DISKON 25% tiap total pembelian di atas Rp 500.000 (tanpa berbatas waktu). Tunggu apalagi? NB: harga sewaktu-waktu dapat berubah, tergantung katalog terbaru dari penerbit. Untuk stok buku paling update, mohon konfirmasi via SMS/Whatsapp kami.

    Komentar dinonaktifkan: Cinta Rasul Antara Sikap Berlebihan dan Menyepelekan

    Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini