Butuh Bantuan? Customer Service Omah Buku Muslim siap melayani dan membantu Anda dengan sepenuh hati.
Beranda » Kisah & Biografi » Politik Islam Siyasyah Syar’iyyah (Mendulang Faidah Dari Kisah Perjanjian Hudaibiyah)

Politik Islam Siyasyah Syar’iyyah (Mendulang Faidah Dari Kisah Perjanjian Hudaibiyah)

  • Ditambahkan pada: 26 August 2015
  • Rp 65.000 Rp 75.000
  • Stock: Tersedia
  • SKU:
  • Dilihat: 552 kali
  • Kategori:
  • « Arahkan kursor pada gambar untuk Zoom
  • « Klik gambar untuk Full Size
Produk Terkait Politik Islam Siyasyah Syar’iyyah (Mendulang Faidah Dari Kisah Perjanjian Hudaibiyah)
Kisah Nubuat Kisah-kisah Nubuat dari Nabi SAW
  • Stock: Tersedia
  • SKU:
  • Rp 108.000 Rp 120.000
  • Kisah-kisah Dalam Al Qur'an Kisah-Kisah dalam Al-Qur’an
  • Stock: Tersedia
  • SKU:
  • Rp 161.100 Rp 179.000
  • Sirah Nabawiyah Sirah Nabawiyah (Sejarah Hidup Nabi Muhammad)
  • Stock: Tersedia
  • SKU:
  • Rp 127.200 Rp 15.900
  • Pemesanan via SMS
    Anda dapat melakukan pemesanan melalui SMS dengan format sebagai berikut:
    Nama_Alamat_Judul Buku & Jumlah kirim SMS/Whats App ke 087 8080 33400

    Deskripsi Produk Politik Islam Siyasyah Syar’iyyah (Mendulang Faidah Dari Kisah Perjanjian Hudaibiyah)

    Pada hakikatnya, pada perjalanan kali inikaum muslimin tengah menjalankan satu siasat politik yang sangat jitu sekali, hal itu disebabkan bahwa kaum muslimin akan memberikan kepada kaum musyrik Quraisy Mekkah dua pilihan, yang kedua-duanya sama- sama akan memojokkan dan menjatuhkan citra mereka di mata bangsa Arab.Dua pilihan tersebut adalah: Pertama, membolehkan atau mengizinkan kaum muslimin untuk memasuki kota Mekkah untuk berthawaf melaksakan umrah di masjidil Haram. Kedua, mencegah atau melarang kaum muslimin untuk memasuki kota Mekkah untuk berthawaf di Masjidil Haram.

    Seandainya kaum musyrik Quraisy memilih pilihan yang pertama; untuk membolehkan kaum muslimin memasuki Masjidil Haram, maka bangsa Arab akan mengatakan bahwa kaum muslimin telah berhasil memaksa kaum musyrikin untuk mengalah.Apabila mereka memilih untuk mencegah kaum muslimin memasuki Masjidil Haram, maka bangsa Arab akan mengatakan bahwa kaum musyrik

    Quraisy telah melarang orang-orang yang telah berniat suci untuk menziarahi dan mengagungkan Ka bah yang telah menjadi tempat suci bagi bangsa Arab saat itu. Niscaya akan hilanglah isu yang beredar dan ditujukan kepada kaum muslimin selama ini, bahwa kaum muslimin telah menginjak-injak kehormatan tempat suci Allah Subhanahu wa Taala.

    Pada saat keberangkatan beliau ini, Rasululah telah jelas-jelas mengumumkan kepada seluruh manusia bahwa kedatangan beliau bersama para Shahabatnya ke kota Mekkah adalah hanya untuk mengunjungi baitullah (Kabah) dan sama sekali tidak untuk berperang.

    Ini merupakan suatu kesempatan bagi kaum muslimin untuk mengambil simpati bangsa Arab, oleh sebab itulah, maka setelah Perjanjian Hudaibiyah, banyak dari bangsa Arab yang masuk ke dalam agama Islam dengan berbondong-bondong.

    Inilah yang disebut dengan Politik Islam (Siyasah Syar’iyyah). Simaklah dengan baik siasat politik jitu lainnya dari Rasulullah dalam menghadapi siasat licik musuh-musuh Allah dalam buku yang ada di tangan pembaca ini…Politik Islam Siyasyah Syar'iyyah (Mendulang Faidah Dari Kisah Perjanjian Hudaibiyah)

    Untuk pemesanan, ketik Nama_Alamat_Judul Buku & Jumlah kirim SMS/Whats App ke 087 8080 33400
    -!
    PROMO DISKON 25% tiap total pembelian di atas Rp 500.000 (tanpa berbatas waktu). Tunggu apalagi? NB: harga sewaktu-waktu dapat berubah, tergantung katalog terbaru dari penerbit. Untuk stok buku paling update, mohon konfirmasi via SMS/Whatsapp kami.

    Komentar dinonaktifkan: Politik Islam Siyasyah Syar’iyyah (Mendulang Faidah Dari Kisah Perjanjian Hudaibiyah)

    Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini